Gara-Gara Jembatan Warna Desa Plosok Ini Naik Daun

Nggak tau juga ya akhir-akhir ini kok banyak banget tempat ngehits baru dengan tema warna-warni. Bahkan nggak mau kalah sama dengan tempat-tempat yang populer salah satu di daerah tempat tinggal saya juga ada nih jembatan warna-warni. Lokasinya berada di desa Jeruk Giling kecamatan Kaliwungu Selatan kabupaten Kendal. Padahal nih sob desa Jeruk Giling ini bisa saya bilang salah satu desa pelosok yang berada di kecamatan Kaliwungu Selatan, kenapa? karena ya emang jauh dari jalan raya. Walaupun aksesnya lumayan mudah namun kita perlu ngelewatin hutan-hutan yang masih cukup lebat. Not recommended kalau lewat sini malam-malam.




Jembatan Warna-Warni

Awalnya saya dikasih tau sama salah seorang temen yang ngelihat postingan di akun instakendal bahwa di desa Jeruk Giling ini ada spot baru yang bagus, yaitu jembatan warna-warni. Karena terbentur masalah waktu saya dan kawan-kawan baru sempet berkunjung minggu lalu, walaupun kalau dari rumah deket #banget. Paling 30 menit. Sebenarnya agak gengsi sih main kesini. Gimana nggak coba, cowok-cowok bro.. main ditempat kayak beginian. Wkwkwk.. Tapi nggak papalah sekalian temen ane mau test kamera hp barunya. #Cieee.eee.ee Hehehe...



Saya kira jalan menuju ke desa Jeruk Giling udah full bagus, rupa-rupanya masih ada juga beberapa kerusakan, meskipun enggak terlalu parah. Ehh,, btw ini belum tak kasih rutenya ya bagi kalian yang mau kesini??? Oke saya anggap kalian adalah orang Kendal, biar gampang. Dari alun-alun Kaliwungu (pasar sore) Insya Allah orang Kendal tau semua tempat ini. Nah dari situ silahkan kalian ambil arah ke Selatan ( ke Boja ) bablas terus sampai puskesmas Darupono, dari situ nanti ada perempatan belok kanan, masuk ke jalan sebelum kali Blorong, sebaliknya kalau kalian dari arah Selatan dari kali Blorong bablas saja sebentar 300 meter masuk ke kiri diperempatan pertama. Masih bingung? nanti ada kok plang papan penunjuk arahnya ke desa Jeruk Giling. Tapi nggak ada plang papan penunjuk arah ke jembatan warna-warninya ya..



Nah setelah masuk ke perempatan kalian lurus saja terus sejauh berkilo kilometer, paling ya 20 menit. Sampai habis jalan yang bagus berganti menjadi jalan yang agak rusak #parah sampai ketemu jembatan Plengkung, konon katanya jembatan ini bersejarah hloh sob, karena dibangun pada masa penjajahan Belanda. Weeew... Tapi saya nggak ngebahas soal jembatan pelngkung yang bersejarah ini, saya mau ngebahas yang sedang naik daun dulu. Hehehe... Dari jembatan plengkung maju sedikit lagi nanti belok kiri, terus setelah itu ada pertigaan belok kiri lagi, tinggal lurus 5 menit nyampeee... wah mas Eksa detail banget ngejelasinya? iya dong wong kandang sendiri. Wkwkw...



Kalau kalian udah nyampee nih parkir motornya yang bener ya sob, soalnya apa? ini bukan tempat wisata, melainkan jalanan umum yang sering digunakan para penduduk setempat untuk berlalu lalang. Jadi ya bagaimanapun kita tetep ngehormatin warga sekitar. Ya nggak??




Jembatan Warna Warni

Nah kalau kalian mau selfie tetep safety ya sob.. Dan yang perlu kalian ketahui ini cuma jembatanya aja yang warna-warni bukan seluruh rumah yang ada disini ya sob. Bukan seperti yang ada di Tugu muda Semarang, desa wisata Bejalen, ataupun kampung Jodipan di Malang. Nah jembatan ini  yang nge-upgrade adalah kakak-kakak Unnes yang sedang melakukan KKN di desa Jeruk Giling sob, saya sendiri bisa tau karena ya disini ada tulisanya. Wkwkwk...



Untuk masalah fasilitas disini nggak ada apa-apa sob, kan udah dibilang ini cuma jembatan penyeberangan warga sekitar. Tapi kalau kalian mau sholat didekat sini ada masjid Al-Muttaqin, jadi ya ketika suara adzan dikumandangkan bersegeralah untuk memenuhi panggilan sholat.




Explore Kendal

Kabar baiknya dengan adanya jembatan warna-warni di desa Jeruk Giling ini membuat desa tersebut menjadi terdongkarak dan dikenal dikhalayak ramai, soalnya dulu-dulu sebelum ada jembatan warna-warni ini banyak sekali orang Kendal yang nggak tau sama desa yang satu ini sob. Alhamdulillah ya.. Dan buat kamu yang sedang berkunjung kemari saya ingatkan lagi masalah sampah ya.. jangan dibuang disungai, ini penting!

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama