Menikmati Keindahan Gunung Merbabu Dari Oemah Bamboe Diantara Dingin Dan Tebalnya Kabut

Setelah kemarin habis ke gancik top hill yang berada di lereng gunung merbabu kini saatnya saya kembali lagi ke Boyolali untuk berkunjung ke New Selo. Dua objek wisata Selo ini berhadap hadapan yakni jika kita berada di gancik top hill maka kita akan disuguhkan dengan panorama alam gunung merapi, sebaliknya jika kita berada di new selo kita akan disuguhkan dengan panorama alam gunung merbabu.

Ini juga bukan kali pertama saya berkunjung ke new selo dan oemah bamboe, beberapa waktu lalu saya pernah kesini dan sudah pernah saya ceritakan di post yang berjudul "Hamparan Gunung Merbabu Dari Oemah Bamboe New Selo" namun karena temen-temen kampung pada usul ingin ke sini jadi okelah nggak ada salahnya kemari lagi dan kita berangkat hari minggu kemarin.

(11/12/16) Cuaca pagi ini di Kaliwungu agak sedikit mendung dan berawan. Tapi semangat kami tetap tak padam ingin berkunjung ke new selo. Setelah semua sudah siap kami berangkat dari rumah sekitar pukul 06.30 dan kami berangkat dengan 6 orang personil.

Untuk masalah rute kami masih menggunakan rute yang sama waktu saya kesini beberapa waktu lalu, yakni dari Kaliwungu - Boja - Sumowono - Ambarawa - Banyubiru - Kopeng - Sawangan ( lewat Ketep Pass ) - terus ambil arah ke menuju Boyolali.

Selama perjalanan menuju kemari kami harus berjibaku dengan dinginya kabut yang bergerak dari berbagai sisi, bahkan sesekali hujan gerimis menemani perjalanan kami. Selama perjalanan saya lihat kedua gunung ini ( merapi & merbabu ) tertutup kabut, bahkan nyaris tak terlihat sedikitpun. Sempat saya tawari juga temen-temen apakah mau ganti tujuan ke air terjun atau tidak. Tapi karena niat kami mau ke Selo ya buat obat pengen harus ke Selo dulu, ditambah dengan udara yang dingin sekali temen-temen nggak mau main air takut kedinginan katanya. Hahaha.. Singkat cerita kami sudah sampai di dekat joglo Selo. Saya pun mengajukan pertanyaan kepada temen-temen.

"Ini kita mau ke Gancik atau New Selo?" tanyaku kepada mereka.
"Terserah.." jawab salah seorang teman.
"Kalau ke Gancik kita lihat pemandangan gunung merapi, kalau ke new selo kita lihat pemandangan gunung merbabu. Tapi kalau ke gancik kita musti jalan kaki dulu." ujarku.
"Yaudah ke New Selo aja nggak papa." jawab seorang temen,

Oke fix.. kami lets go ke new selo. Mungkin bagi yang pernah kesini udah tau kan ya medanya kayak gimana kalau mau sampai?? nanjak super.. untuk antisipasi saya udah ancang-ancang dari bawah meskipun pasm au sampai tetap aja ngos-ngosan motornya. Hehe..

Wussssssssss... Singkat cerita kami sudah sampai di lokasi parkir. Alhamdulillah.. Sampai juga. Agak kaget juga sih setelah lihat tempat parkirnya sangat penuh sesak, ya mungkin karena hari ini adalah hari minggu + libur panjang jadi ramai. Begitu sampai disini hujan pun turun (gerimis). Sebelum melanjutkan acara ke oemah bamboe kami istirahat sejenak di warung-warung yang sudah disediakan.

Di warung ini kami mengisi tenaga dan energi. Saking dinginya minuman hangat pun tak terasa. Padahal saya udah persiapan pakai baju dobel + jaket dari rumah. Dan ternyata masih nembus. Nggak kebayang misalkan sampai ke pucak rasanya kayak apa. #NgomonginPuncak saya mencoba bertanya ke salah seorang temen (namanya : Latief).

"Tif.. pas kamu naik ke Merbabu dinginan mana sama sekarang?" tanyaku.
"Dinginan di merbabu mas." jawabnya.

Ini yang saya bilang dingin banget ternyata masih ada yang lebih dingin lagi. Allahuakbar.. belum lagi udara di kutub yang bersalju..

Kurang lebih 30 menit hujan pun reda. Kami memutuskan untuk naik keatas, tepatnya ke oemah bamboe. Tempat ini adalah rumah pohon yang baru saja dibuat. Uniklah pokoknya.. untuk harga tiket masuknya masih sama dengan waktu itu, yakni sebesar Rp.10.000/ orang.

Begitu sampai disini rupanya saya dan kawan-kawan mengalami perasaan yang sama, yaitu pengen cepet-cepet ke kamar mandi, ya tau sendirilah mau ngapain. Hehehe.. Brrrr... airnya sob.. langsung menusuk..

Tidak ada apa-apa selain tebal dan putihnya kabut yang bergerak di berbagai penjuru. Diantara keramaian pengunjung kami mencari tempat yang enak dan nyaman untuk istirahat dan bersantai. Tanpa disangkau disela sela waktu pencarian kami mencari saya melihat sebuah gumpalan gelap berada di seberang sana, awalnya saya heran dan bingung. Tapi semakin lama semakin lama gumpalan tersebut menampakan bentuk yang sesungguhnya, dan ternyata..

Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih.[QS  Al Furqan : 48]
Masya Allah... merbabu mountain.. :'-) Alhamdulillah.. betapa senang hati ini melihat pemandangan yang luar biasa indah..

Nampak gunung merbabu terlihat jelas sampai ke jurang-jurang bahkan padang safananya. Lambat laun kabut pun mulai meninggalkan gunung merbabu ini, sehingga sempat terjadi gunung merbabu nyaris terlihat total tanpa kabut.

Pemandangan ini tak hanya terlihat di gunung merbabu saja sob, dibelakang bukit-bukit gunung merapi pun juga ikut menampakan keindahanya. Bahkan diujung jauh sana nampak puncak gunung sumbing juga tak mau ketinggalan. Masya Allah..

Dan ini adalah gambaran dari lereng gunung merbabu. Nampak hijau dan asri, semoga tetap terjaga dan lestari sampai nanti.

Kami memutuskan untuk beristirahat di salah satu rumah pohon sambil menikmati pemandangan yang ada, nah disini sendiri ada banyak rumah pohon jadi kalau misalkan kamu pas kesini bisa memilih rumah pohon yang mana yang pas buat menikmati pemandangan gunung merbabu, cuma kalau misalkan kamu kesini pas hari libur nasional ya musti ngantri dulu sob..

Pemandanganya sungguh sangat luar biasa.. Masya Allah..

Pemandangan yang indah ini rupanya tak berlangsung lama sob. Tak beberapa lama kemudian hembusan angin membuat kabut kembali menyelimuti gunung merbabu dan sekitarnya. Hawa dingin  pun kembali terasa.

Akhirnya saya dan teman-teman memutuskan untuk pulang saja. Nah untuk rute pulang sendiri kami memakai rute yang sama pas kami berangkat, sebenarnya mau lewat Cepogo namun teman-teman lebih memilih lewat ketep pass, jadi ya okelah..

20 comments:

  1. Awannya kayak salju...
    bikin baper deh baca eksa, tempatnya kece2 :)

    ReplyDelete
  2. Ini cocok bagi kita-kita yang udah panas di kota, terus menepi ke lereng Merbabu yang masih asri. Pemandangannya, bikin betah itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Eri.. mantap ya,,
      btw kalau di Purwokerto ada gunung Slamet ya :D

      Delete
  3. Aku pernah kesini mas, cuman mendaki lewat Wekas. Belum pernah lewat New Selo. Indah memang gunung ini. Dari sini juga indah ya mas Eksa? hmmmm, keren dah, keren!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah boleh dishare dong mas pengalamanya mendaki lewat Wekas :D

      Delete
  4. saya pernah ke b29 Lumajang, pemandangannya luar biasa sambil melihat sunrise, bagai berada di negeri atas awan (bukan serial one piece). :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah pasti maknyus banget ya mbak :D boleh dishare dong ceritanya. Hehehe

      Delete
  5. Wah itu pemandangan nya indah banget, apalagi pas ada kabutnya, makin menambah aura spiritual agar kita selalu mengucap syukur di beri kesempatan memiliki Tanah air yang tak tertandingi indahnya di Negara manapun :) Subhanalloh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, Masya Allah.. semoga kita bisa berlaku baik pula kepada alam yang telah diberikan Allah kepada kita..

      Delete
  6. Selo penuh dengan pesona eksotis & jalur pendakian Gunung Merbabunya, jadi ingin kesana lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau kesana jangan lupa dishare ya om :D

      Delete
  7. view pemandangannya cukup mempesona sekali ya Mas ...jadi kepingin kesana

    ReplyDelete
  8. masyaallah indah nian ciptaan Mu ya Allah
    hebat ya meski harus berjibaku dengan hawa dingin yang luar biasa tetap semangat untuk menikmati indahnya ciptaan Illahirobbyi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, harus tetap semangat dan optimis :-)

      Delete
  9. Saya terakhir lihat kabut yang lebat, waktu ada acara tour…
    Itu juga sudah lamat banget…
    Ternyata di Oemah Bamboee Selo Boyolali tidak kalah menarik, dari yang pernah saya lihat…
    Maksudnya Oemah Bamboee itu rumah bambu ya Mas…?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, betul sekali..
      itu pakainya bahasa jawa :D Hehehe

      Delete
  10. Indah banget pemandanganya, terasa sejuk lihat gambarnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kesana langsung lebih kerasa sejuknya mbak :D

      Delete

Powered by Blogger.