Ekspedisi Kebun Teh Medini, Meski Hujan Tetap Gass..

Kendal - 25 Januari lalu saya mencoba menjelajah tempat yang konon katanya sangat eksotis dan indah pemandangannya, kata Medini selama ini hanya sebuah kata angin yang masuk kedalam telinga. Karena diantara teman-teman, sayalah yang belum pernah menginjakan kaki di daerah ini. Maka dari itu untuk membuktikan apakah yang teman-teman katakan tentang keindahan alam Medini di puncak gunung Ungaran itu benar atau tidak, hari itu saya memutuskan untuk tancap gas mengunjungi tempat itu. Dan nggak lupa ditemani 5 orang teman pastinya.

Kebun teh medini, mendengar judulnya saja mungkin kita semua langsung tahu apa isi tempat wisatanya ya sob, kurang lebih seperti yang ada di televisi. Namun lebih puas lagi dong pastinya kalau kita berkunjung langsung ke lokasi. Kita bisa tahu dan merasakan secara langsung suasananya, hawanya, serta keindahan alam yang ditawarkanya. Sebagai negara yang memiliki banyak dataran tinggi, sudah nggak heran lagi negeri kita tercinta ini memiliki lahan perkebunan yang luas, dari dataran tinggi hingga ke dataran rendah. Oke lanjut lagi ke tema perjalanan menuju kebun teh medini ya sob.

Kebun Teh Medini
Sebenarnya ada dua jalur nih sob yang bisa kita lalui untuk mencapai kebun teh Medini. Yakni lewat daerah gunung Pati atau  lewat Boja. Tapi kali ini saya melalui jalur Boja - Limbangan. Alasan utamanya adalah lebih dekat dari rumah. Hehehe..

Singkat cerita udah sampai di Gonoharjo. Awal mula saya dan kawan-kawan sempat tersesat nih sob di daerah pemandian air panas Gonoharjo karena menurut informasi yang saya dapatkan jalan menuju ke Medini lewat daerah dekat pemandian air panas Nglimut ini. Sempat bertanya juga kepada penduduk setempat mengenai letak daerah kebun teh itu. Setelah bolak balik kesana kemari akhirnya saya melihat ada jalan setapak terjal berbatu di sela-sela rumah persis dikanan jalan kalau dari arah bawah loh ya.

Saya : "Mungkin itu jalan yang ibu-ibu tadi maksud?" kata saya.
teman-teman agak ragu keheranan karena melihat jalan yang terjal berbatu itu. Akhirnya tidak ada kata untuk tidak mencoba karena sudah jauh-jauh datang kemari diguyur hujan pula masak harus kembali pulang dengan hati yang hampa, nggak mungkin juga ya sob.

Kebun Teh Medini | Kendal
Akhirnya kita semua melanjutkan perjalanan melalui jalur berbatu dan menanjak itu. Sampai sini sungguh mengerikan sekali jalan yang kita lalui. Terjal, berbatu, kanan kiri jurang yang curam tanpa pembatas jalan dan hujan deras pula semakin membuat nyali semakin terpacu. Dirasa semakin lama tanjakannya semakin tinggi akhirnya kami tidak kuat untuk berboncengan, maklum aja sob kami kesini menggunaka sepeda motor.  Maka dari itu yang membonceng terpaksa jalan kaki dahulu. Duh, kasian juga ya? tapi nggak papa yang demi keselamatan kita bersama. Sedangkan yang bawa sepeda motor melanjutkan perjalanan ke atas duluan. Karena lama kok nggak sampai-sampai kami pun takut kalau jalan yang kita lalui ini adalah jalan yang salah, tak terbayangkan sob sudah melalui medan yang keras tapi tujuan yang kita harapkan malah nol besar. Akhirnya salah satu dari kami memutuskan untuk maju duluan dan yang lain tinggal istirahat dulu supaya kalau salah kan tidak sia-sia mumpung belum terlalu jauh.

Tak berapa lama kemudian teman saya yang mengecek tadi kembali.
"Gimana bro bener nggak ini jalanya?"
dia menatap saya agak ragu. Kemudian dia mengacungkan jempolnya dan berkata "Sipp.. Pemandangannya bro..." Wah semangat kami pun kembali membara,  walaupun hujan deras mengguyur serta dalam keadaan basah kuyup tak melunturkan semangat kami untuk menjelajahi tempat yang katanya indah ini. Tanpa basa basi lagi kami pun langsung bergegas tancap gas lagi ke atas dan kami melanjutkan perjalanan yang sempat terhenti tadi. Walaupun diliputi rasa takut akan terjalnya medan perjalanan dan dinginnya udara pegunungan yang menusuk.

Indahnya Kebun Teh Medini

Setelah melewati medan yang cukup menguji nyali akhirnya sampailah kami diatas sini, rasa lelah dan kedinginan yang menyelimuti kami terasa terbayarkan setelah melihat indahnya pemandangan puncak gunung Ungaran ini. Walaupun medini sebenarnya belum di puncak gunung Ungaran paling atas sih sob, namun pemandangannya sungguh membuat saya dan teman-teman terkagum atas ciptaan Sang Pencipta. Senang sekali rasanya setelah sampai disini. Bayangkan aja untuk sampai kesini nggak main-main perjuangannya. Dan seketika itu juga hujan pun reda dan awan mendung mulai perlahan menghilang. Seolah-olah membuka panorama yang tadi tertutup kabut dan mendung. Sungguh pemandangan yang sangat indah dan dijamin membuat hati betah berlama-lama disini.

Kami memutuskan untuk menuju puncak tertinggi yang jaraknya tidak begitu jauh katanya. Karena penasaran dengan keindahan di puncak teratas. Tak kami duga, sampai di tengah-tengah perjalanan kami melihat kabut yang sangat tebal mulai naik dan menghalangi penglihatan kami. Karena tak membawa bekal apa-apa, dan tujuan kami hanya berkunjung saja maka tak mungkin rasanya kalau meneruskan perjalanan tanpa pendamping yang professional. Takut tersesat dan terjadi apa-apa akhirnya kami harus mengurungkan niat kami untuk meneruskan perjalanan. Karena semakin lama kabut semakin tebal, udara semakin dingin, dan hujan mulai deras kami memutuskan untuk pulang saja. Sayang banget aslinya tapi apa boleh buat.

Perjalanan pulang pun sama saat kami berangkat yaitu sama sama diguyur hujan. Persis saat kita berangkat kesini, jalan yang kami lalui untuk pulang juga masih menggunakan rute yang sama saat berangkat. Batu-batu terjal dan licin serta turunan yang sangat curam membuat saya enggan menyetir kendaraan, akhirnya saya suruh teman saya yang menyetir dan saya bonceng saja. Sungguh ternyata perjalanan pulang jauh lebih ngeri ketimbang berangkat loh sob. Jalanan  bebatuan menjadi licin karena diguyur air hujan, dan setiap kali kami menginjak rem yang ada ban belakang kami selalu selip. Mungkin kalau cuaca sedang nggak hujan gini tidak semengerikan ini ya. Saya sarankan buat teman-teman yang hendak berkunjung kesini pastikan motor kamu dalam keadaan benar-benar prima dan pastikan rem kendaraan anda berfungsi dengan baik. Bukan bermaksud untuk menakut nakuti tapi ini memang fakta, Ya misalkan teman-teman ngeri melihat cerita saya diatas, anda bisa berkunjung saat musim panas saja.

Rasa lelah dan kedinginan yang kami rasakan sungguh terasa terbayar setelah melihat pemandangan kebun teh yang subur dan hijau tadi, ditemani pemandangan yang indah dan udara yang masih sangat segar bebas polusi, walaupun kami hanya di puncak Medini - Prompasan selama 1 jam saja. Sudah membuat hati kami senang dan puas. Target baru muncul saat kami sampai dirumah suatu hari nanti kami akan kembali ke Medini menuju puncak tertinggi dan mengunjungi goa Jepang. Karena saya juga kurang tau kalau disini terdapat goa Jepang juga.

Fasilitas kebun teh Medini

1. Mushola
Buat kita sesama muslim pasti kalau kita berpetualang kita wajib cari tempat ibadah, jangan sampai lupa saat kita senang-senang berpetualang kemudian kita lupa beribadah kepada Allah. Ingat alam ini ciptaan siapa?
2. Kamar Mandi
Yang ini juga tak kalah penting, buat kalian yang orangnya suka nggak tahan kalau berpetualang jangan lupa cari kamar mandi setelah cari Mushola, jangan sampai buang air kecil sembarangan, apalagi ditempat tempat asing. Nah, di Medini ini juga ada fasilitas toiletnya, jadi sebelum kamu melanjutkan perjalanan ke Goa Jepang yang letaknya masih lumayan dari kamar mandi buang air kecil dulu ya sob, supaya nggak terjadi hal-hal diluar dugaan di tengah jalan.
3. Kantin
Walaupun disini terdapat warung makan dan para penjaja makanan alangkah baiknya kita bawa bekal sendiri dari rumah karena yang jualan sedikit. Kalau pas cuaca sedang cerah dan banyak pengunjung yang berkunjung kesini warung makan dan para pedangang jajanan sangat ramai. Ya jika kamu nggak mau ngantri solusinya ya bawa bekal sendiri.
4. Pemandangan Alam Yang Mempesona
Pemandangan yang ada di sini meliputi pegunungan dan perkebunan teh yang sangat luas. Jika kamu kemari saat pagi hari maka akan melihat para petani teh sedang memetik teh. Wah harmonis sekali ya sob?
5. Area Perkemahan
Selain itu banyak juga yang berkemah disini loh sob, teman saya dulu juga ada yang pernah berkemah di medini ini. Jika kamu ingin berkemah disini pastikan bawa peralatan yang lengkap dan memadai ya pastinya. Terutama untuk menghangatkan badan. Kata teman saya yang pernah berkemah disini udara malamnya sangat menusuk pakai banget.
6. Goa Jepang
Goa ini adalah goa bekas peninggalan jaman Jepang. Kamu dapat melihat secara langsung seperti apa goa Jepang tersebut. Sayang sekali karena faktor cuaca saya dan kawan-kawan saat kesini nggak bisa meneruskan perjalanan ke Goa Jepangnya.

Mantap kan sob, nah bagi kalian yang hobi berpetualang dan apalagi rumahmu berada di sekitar Semarang jangan sampai kelewatan tempat wisata Medini ini ya sob. Karena sangat menarik dan dijamin nggak membuat kamu kecewa. Saya sarankan datanglah kesini saat masih pagi karena udaranya sangat sejuk dan segar, serta kalau bisa saat kesini saat musim panas saja atau nggak mendunglah agar jalur yang kamu lalui tidak semenegangkan yang saya lalui.

22 comments:

  1. Perjalanan yang ekstrim, Bahaya sekali kalau tanpa pendamping, jadi tersesatkan...Tapi semua terbayarkan dengan keindahan alam sekitar ya...

    ReplyDelete
  2. keren ya tempatnya, terbayar sudah perjalanan menuju puncak yang penuh perjuangan, hahhhayyyy :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha,, iya mas sangat sangat terbayarkan rasa lelahnya,,

      Delete
  3. indah banget mas pemandangannya. terlihat sejik dan kayanya dingin ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ohh iya mas, dingin banget..
      saya pakai jaket masih tetep aja kedinginan :-O

      Delete
  4. masih seger ya pemandangannya ...untuk kesana sulit ngga...

    ReplyDelete
    Replies
    1. seger banget kalo sendirian say takut ih

      Delete
    2. Lumayan gan, kalau pakai sepeda motor musti cek dulu rem dan rantainya..

      Delete
  5. indah sekali ya mas, kalo masih hijau gini kan pasti adem deh duduk dibawah pohon juga,.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, jadi betah kalau refresing disini,,

      Delete
  6. kereeen masih hijau gituu .. mengingatkan tempat syuting film dulu yg judulnya my heart itutuh yang pemainnya irwansyah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha,, gimana kalau kita buat film yg lain ?? :p

      Delete
  7. sekilas lihat foto-fotonya penuh dengan view panorama alam yang sejuk, adem dan bikin nyaman jika pergi ke sana..apalagi aku suka dengan pepohonan yang rindang ketimbang suasana pantai yang panas..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iya mbak, silahkan mbak kalau mau mampir...

      Delete
  8. asri pemandanganya ya biar lelah juga pasti ga kerasa, kalau di bogor seperti di Puncak mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, Iya mbak masing masing daerah mempunyai rahasia keindahan masing masing :D

      Delete
  9. Hijauu bgt yah perkebunan tehnya, mas..
    sejuk memandang, mgkn tips bagi prawedding bagus nih dsni :D sesekali tampil beda.hehe

    ReplyDelete

Powered by Blogger.