Header Ads

Danau Belerang Dieng Apalagi Kalau Bukan Kawah Sikidang

Wonosobo - Kemana lagi kita kali ini? Enggak kemana-mana kok sob, kita masih di Dieng Wonosobo. Masih ngebahas wisata menarik lainya? Kali ini beda ya bukan telaga lagi, yaitu kawah Sikidang. Yang masih satu komplek dengan Telaga Warna tentunya. Jaraknya juga enggak jauh kok sob. Dari telaga warna lurus terus keatas kurang lebih setengah kilo nanti kita akan melihat papan petunjuk arah menuju kawah sikidang.

Nah yang nggak kalah asyiknya lagi adalah lokasinya nggak jauh dari jalan raya. Kalau kita mau ke Sikunir nanti pasti akan melihat telaga sikidang ini dari pinggir jalan.

Oke setelah sampai ketujuan langsung saja parkirkan kendaraan kita ke tempat yang disediakan. Untuk masalah tarif parkir saya rasa masih standar kok, nah kalau untuk tiket masuknya sendiri cuma Rp.5.000/ orang. Termasuk murah meriah ya sob?

Nah sebelum masuk ke kawasan wisata jangan lupa pakai masker, syukur-syukur bawa dari rumah tapi kalau misalkan lupa disini udah banyak kok yang jual, jadi nggak usah khawatir. Kenapa musti pakai masker? ya tentu saja karena bau belerang itu sendiri ya sob. Udah pada tau kan baunya kayak apa?

Untuk menuju ke sumber belerang kita musti berjalan kaki kira-kira 100 - 200 meter dari lokasi parkir. Nanti sebelum sampai kita juga akan melewati pasar kawah sikidang. Pasar tersebut menjual berbagai aneka oleh-oleh khas Dieng. Banyak sih, mulai dari makanan, minuman, terus ada mainan, hiasan, dan aneka pernak-pernik. Kalau misalkan kamu mau bawa oleh-oleh nggak ada salahnya lihat-lihat disini. Lapar? tenang sob, silahkan saja muter-muter nyari tempat makan disekitar sini.

Sekedar info ya sob. Kalau kamu mau memacu adrenaline disini ada jasa penyewaan motor trail. Wah seru banget ya kayaknya main motor di sekitar kawah. Nggak usah takut nabrak pengunjung lain, soalnya disini udah ada lintasanya, jadi bahayanya bisa terminimalisir. Untuk masalah tarif silahkan hubungi pengelola secara langsung ya sob, soalnya pas kemarin kesana nggak sempet mainan kayak begini. Hehehe..

Disini terdapat banyak kawah-kawah belerang, namun yang paling besar berada diatas. Yang ada pagarnya. Nah disana kita bisa merebus telur nih sob. Cuma kita dilarang untuk masuk ke bibir kawah untuk merebus telur sendiri, ya karena berbahaya dong pastinya. Kalau kalian pengen merebus telur nanti disini udah ada pawangnya yang siap merebuskan telur kamu. Ternyata nggak cuma hewan buas aja ya yang ada pawangnya? hahaha.. Pertama-tama telurnya dimasukin ke plastik terlebih dahulu, terus kemudian diikat pakai tali yang ada gagangnya. Jadi seolah-olah si pawang ini sedang memancing. Tunggu beberapa saat dan taaaraaa...

Walaupun belerangnya sangat panas namun udara disekitar sini terbilang sejuk-sejuk dingin. Karena berada di daerah pegunungan. Selain itu disekelilingnya masih terlihat hamparan jajaran pepohonan yang lebat, sehingga dapat menyegarkan mata kita. Lumayan cuci mata.

Terus yang berikutnya ada fasilitas umum nih sob, saya rasa cukup lengkap. Mulai dari area parkir yang luas, pusat oleh-oleh, bukit-bukit tempat pandang kawah, toilet, mushola, dan lain sebagainya termasuk tempat sampah. Nah biar tempat ini makin sip buat yang berkunjung kemari jangan buang sampah sembarangan ya sob?

4 comments:

  1. ih serunya.
    manjat manjat tebing gitu. jalanannya agak terjal yaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak manjat juga nggak papa sih mbak :D

      Delete
  2. Serimh liat di tipi-tipi yang ngerebus telor di kawah :D. Oh ternyata direbusin sama pawangnya ya, kirain pengunjung ngerebus sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, pastinya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan..

      Delete

Powered by Blogger.