Curug Winong, Air Terjun Tersembunyi Di Kaliwiro

Curug winong. Yah begitu biasanya masyarakat menyebut air terjun yang berada di desa Winongsari. Letaknya memang tersembunyi dan masih jarang diketahui oleh publik. Seperti halnya pada curug-curug pada umumnya curug winong memiliki keunikan serta keindahan yang tak boleh kamu pandang sebelah mata. Terletak di Selatan kota Wonosobo curug winong dikelilingi oleh jajaran perbukitan yang membentang luas.

Air terjun ini berada di desa Winongsari, Kaliwiro, kabupaten Wonosobo. Dari pusat kota kamu perlu melaju ke Selatan sejauh 35 Km. Atau sekitar 1 jam perjalanan. Untuk menuju kemari dari alun-alun Wonosobo pertama-tama kamu harus melewati Solomerto, Balaikambang, dan tarakhir Winongsari itu sendiri. Masalah medan perjalanan kamu perlu berjibaku dengan jalanan yang menanjak dan berkelok-kelok. Pemandanganya berupa jurang dan hutan-hutan pinus yang lebat. Ya jadi perlu berhati-hati, tetap konsentrasi, jangan mengantuk, kendaraan harus dalam keadaan sehat, dan terakhir jangan lupa isi bensin full, karena kalau sudah memasuki daerah perhutanan sudah nggak ada pom bensin lagi.  Kalau sudah sampai di Kaliwiro nanti ada beberapa papan petunjuk arah, jangan khawatir. Untuk menuju kemari kamu bisa menggunakan sepeda motor dan mobil.

(Juni 2016) Tenang saja sov dijamin murah meriah. Hanya Rp.2.000/ orang saja, dan biaya parkir sepeda motor Rp.2.000/ unit. Nggak percaya? Buktikan !

Curug Winong Wonosobo
Dari lokasi parkir kamu harus berjalan lagi kurang lebih 1 Km atau sekitar 15 menit. Cukup dekat pastinya. Nah pertama-tama kamu akan melewati daerah persawahan milik warga, setelah itu akan ada jalanan berbatu yang menanjak, tenang saja tidak terlalu kok. Kemudian lanjutkan perjalanan menyusuri jalan setapak. Ohh ya nanti ditengah-tengah jalan kamu akan melewati daerah perkebunan salak. Dimana banyak salak yang ditanam disini. Iyalah namanya juga kebun salak. Dari sini air terjunnya sudah terlihat jelas, sehingga bisa memacu semangatmu yang luntur akibat perjalanan.

Keberadaan curug winong memang sudah diketahui warga sudah lama, namun baru akhir-akhir ini mulai naik daun seiring perkembangan gaya anak muda yang suka main. Curug winong memiliki ketinggian sekitar 50 meter dan memiliki tebing yang khas. Di sekitarnya banyak terdapat bebatuan-bebatuan besar. Hal inilah yang menjadi salah satu ciri khas curug winong. Para pengunjung bahkan ada yang sampai memberanikan diri memanjat bebatuan besar dan sampai ke tingkat 2. Kalau misalkan kamu ragu mending nggak usah ikutan yang pada manjat ya. Karena memang tidak disarankan dan tidak adanya tali pengaman. Toh ya juga sama saja pemandanganya dari bawah atau atas.

Disalah satu bebatuan besar bahkan ada yang sampai ditumbuhi pohon yang lumayan besar. Disini ada sebutan Watu Kelir, maksudnya adalah sebuah bebatuan memanjang yang berbentuk seperti kelir di pertunjukan wayang kulit. Dikanan kiri batu tersebut ditumbuhi pohon seperti tiang kelir yang disebut dengan Wunung, konon katanya pohon ini termasuk tanaman langka.

Fasilitasnya memang belum banyak-banyak amat diantaranya ada 2 pos untuk beristirahat di dekat air terjun, toilet, warung makan, dan untuk tempat ibadahnya silahkan cari di daerah pemukiman warga ya, soalnya belum ada. Di dekat air terjun tadi ada tulisan bumi perkemahan juga. Kemudian masalah sampah jangan dibuang sembarangan ya, buang ke tempatnya apabila nggak lihat ya disimpan dulu, buang nanti kalau lihat.

Aliran air curug winong tergolong deras. Dan ada beberapa bagian yang katanya dalam, jadi jangan coba-coba mandi disini. Mungkin karena hujan saat kami berkunjung kemari airnya terlihat agak kecoklatan. Aliran air ini juga digunakan sebagai pengairan area persawahan.

Sampai saat ini curug winong masih dikelola oleh masyarakat setempat jadi pembangunanya belum maksimal, meski begitu tak salah jika kamu memilih tempat ini sebagai tempat berlibur bersama teman atau keluarga. Jangan kaget apabila saat kamu kemari tempat ini tidak terlalu ramai, ini dikarenakan banyak orang yang belum kenal dengan curug winong. Rasa lelah akibat perjalanan serasa terbayarkan begitu melihat air terjun tersembunyi di Kaliwiro Wonosobo ini.

12 comments:

  1. Kang... gambar yang terakhir paling bawah... mirip seperti gambar di negeri dongeng... bagus banget...
    Ternyata namanya curug winong ya... :D
    Keren euy... :)

    ReplyDelete
  2. Keren mas, bener - bener keren. Cocok nieh sekalian kemah disini,,,
    Tapi sayang ya mas ya belum banyak yang tahu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, kalau udah banyak yang tau bisa jadi destinasi favorit :D

      Delete
  3. Benar-benar terbayarr lelahnya!
    mas, itu air terjunnya di apain sih kok ngalirnya 'diam' aja gitu? gak berubah" alirannya. saya daritadi melototin loh.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah pantes diplototin makanya jadi diem, kalau nggak dilihat pasti berubah. Hahaha

      Delete
  4. dohhhh cakep, agenda ke curug batal mulu nih karena hujan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah resiko tinggi ya mbak, ujan-ujan main ke curug :D

      Delete

Powered by Blogger.