Header Ads

Main Ke Pagilaran? Jangan Lupa Mampir Ke Curug Binorong

Di daerah Batang tepatnya di sekitar kebun teh pagilaran siapa sangka terdapat sebuah air terjun yang jangan sampai terlewatkan begitu saja ketika kamu berkunjung kemari. Jika mendengar kata pagilaran sepintas pemikiran masyarakat ya apalagi kalau bukan kebun teh. Tidak salah memang, karena daerah ini termasuk daerah pemasok teh di daerah Batang. Selain objek wisata berupa perkebunan teh, pagilaran juga mempunyai tempat wisata berupa air terjun. Wah saya penasaran nih, apa nama air terjunya? Nama dari air terjun ini adalah curug Binorong.

Mungkin agak sedikit asing ya, karena memang belum banyak orang tahu mengenai air terjun di pagilaran ini. Padahal lokasinya tidak jauh dari kebun teh pagilaran, malah sebelumnya. Jadi nanti sebelum kamu memasuki kawasan wisata kebun teh pagilaran kamu akan melewati air terjun ini terlebih dahulu. Dipinggir jalan atau gimana? Ya tidak dong pastinya. Nanti akan ada papan petunjuk arahnya kok. Tenang saja.

Curug Binorong Di Batang
Curug Binorong masih berada di daerah Pagilaran, tepatnya berada di daerah Blado, kabupaten Batang. Untuk menuju kemari juga terbilang gampang. Ikuti saja jalan menuju ke pagilaran. Tenang bagi yang tidak tahu, karena sudah banyak papan penunjuk arah ke Pagilaran. Nanti kalau sudah sampai di daerah kebun teh siap-siap untuk awas melihat papan petunjuk arah ( dikiri jalan ) menuju ke air terjun. Memang tidak disebutkan secara spesifik nama curug Binorongnya. Hanya papan bertuliskan air terjun.

Medan untuk menuju kemari terbilang cukup mudah. Jalanan sudah beraspal halus, meski ada beberapa kerusakan tetapi tidak terlalu parah. Karena berada di lereng gunung jadi harap maklum kalau jalannya naik turun serta berkelok kelok. Selama perjalanan pengunjung akan dimanjakan dengan panorama hamparan hijau perkebunan teh yang menawan. Jika cuaca sedang cerah maka akan sangat memanjakan mata pemandanganya.

Terus berapa duit yang musti saya keluarkan untuk kemari?

Setelah sampai di lokasi parkir pengunjung hanya perlu membayar tiket sebesar Rp.5.000/ sepeda motor. Sangat terjangkau bukan? Terus setelah itu langsung saja kita lanjutkan perjalanan menuju ke curug dengan jalan kaki. Jauh nggak air terjunnya dari parkiran? Antara lokasi parkir dengan curug hanya berjarak sekitar 300 sampai 500 meter dengan medan jalan setapak tanah liat merah. Nanti pengunjung juga akan melewati beberapa anak tangga dari tanah liat tanpa pengaman. Jadi perlu berhati-hati saat menuruninya. Mungkin agak mengherankan saat tiba di tepi sungai karena tidak ada tanda-tanda air terjun. Tenang saja cara menuju ke air terjun cukup ikuti jalan setapak yang sama dengan arus sungai, nanti akan sampai sendiri ke lokasi.

Menurut informasi disini terdapat 3 air terjun. Namanya curug Binorong. Entah yang bernama curug Binorong yang mana atau justru ketiga-tiganya namanya sama, saya kurang paham. Yang pertama air terjunnya tidak terlalu tinggi kurang lebih 20 meter, dengan debit air cukup deras. Di bawahnya banyak terdapat bebatuan besar dan berbagai tanaman. Sehingga membuat pengunjung merasa adem kalau berada di bawah sini. Gambar diatas itu adalah air terjun yang pertama.

Air Terjun Di Batang
Lanjut ke curug berikutnya, caranya tinggal ikuti jalan setapak yang ada di dekat lokasi curug pertama. Jaraknya juga lumayan dekat. Kalau curug kedua ini lebih lebar dindingnya dan lebih rimbun kalau dibilang. Debit airnya sama derasnya dengan curug pertama. Hanya saja disini seperti terdapat cekungan yang cukup dalam didekat air terjun. Jadi berhati-hatilah saat berada disini. Curug ini memiliki ketinggian hampir sama dengan curug pertama. Kalau kamu ingin mendekat ke pusat air terjun kamu perlu berjalan lagi keatas. Bisa lewat jalan setapak atau melawan arus sungai.

Kalau dilihat semua air terjun disini kurang cocok kalau dibuat mandi para pengunjung. Lebih cocok sebagai relaksasi dan menyegarkan pikiran. Udaranya sangat sejuk ditambah dengan kealamian tempatnya dijamin membuat betah para pengunjung yang berada disini karena suasananya masih benar-benar alami dan sejuk. Untuk masalah fasilitas disini memang belum ada apa-apanya. Saat saya kemari belum ada kamar mandi, warung makan, kalau mushola ada sih tapi didekat pemukiman warga. Jadi ya apa boleh buat bagi pengunjung yang kemari siap-siap saja bawa bekal dari rumah. Nah, termasuk tempat sampah disini juga
belum banyak, pastikan sampahnya dibuang ditempatnya. Dan apabila tidak menemukan silahkan bawa dulu ya kemudian buang nanti saat perjalanan kalau melihatnya.

Dibilang ada tiga, yang satunya mana? Ini saya minta maaf karena belum sempat ke lokasi curug yang terakhir, karena tau ada tiga waktu hendak pulang tanya sama petugas parkirnya. Jadi tidak mungkin kalau balik lagi ya. Mungkin nanti bagi anda yang berkunjung kemari bisa cek lokasi curug Binorong yang ketiga.

27 comments:

  1. mana satu lagi air terjunnya ? kayanya seger banget ya kalau main-main kesana apalagi sampai berenang di air terjun tersebut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang satunya nggak kefoto mas :D

      Delete
  2. aduh, hasrat saya gak kuat ngeliat air terjun gituu :D pengen nyemplung dikolam air terjun. pengen teriak saat kena pancuran airnyaa. bisa awet muda nampaknya klo sring jalan-jalan nih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Makanya seringlah jalan-jalan gan :D

      Delete
  3. lagi nyari referensi tempat air terjun yang dekat-dekat tasikmalaya aja mas atau sekitar jawa barat kalau ke batang jauh juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh kalau ke Jawa Barat saya yg kejauhan mas :D

      Delete
  4. kesenangan saya nih main ke curug..

    ReplyDelete
  5. yakin Minnn, jepretannya mantap punyaaaa... kapan-kapan posting cara atau tips memoto dong hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kapan-kapan ya mbak, soalnya juga saya masih tahap pemula..

      Delete
    2. Kapan kapan kita berjumpa lagi, ngomong2 permotornya mirah ya. Kebun tehhh, jadi pengen ngeteh.

      Delete
  6. Gilaaa akhirnya ada tempat komentar. :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. iya sory mbak kemarin tak tutup terus lupa bukanya. :D

      Delete
  7. pemandangan perkebunan teh sebagai pengantar dan air terjun nan indah adalah yang menawan hati serta mengademkan dahaga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak apalagi kalau berkunjung kesana langsung :D

      Delete
  8. wah pasti perjuangan ya mas bisa dapat tempat kece begini mantap mas eksa....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya lumayan sih mas, rasa lelahnya terbayar :D

      Delete
  9. Aduh, ini ni yang bikin mupeng, tiap lihat air terjun itu rasanya pingin nyemplung, eh tapi kalau debit airnya deras gitu pikir-pikir lagi buat nyemplung, tapi setidaknya dengar suara airnya aja udah adem banget ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya gan,, bahaya juga kalau maen nyemplung langsung.. Hehehe

      Delete
  10. Wah... kalau sudah lihat curug atau air terjun... rasanya gimana gitu...
    Seger-seger... hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas.. pasti adem di hati ya :-)

      Delete
  11. suegeerrr banget lihat yang beginian mas ...
    banyak yang mandi juga di situ mas ? :) airnya bersih.
    great shot bro .. !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak ada mbak soalnya tidak memungkinkan :D

      Delete
  12. Seger banget mas ngeliat airnya gitu :") fotonya cakep-cakep deh btw. bikin makin penasaran sama tempatnya :")

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan datang langsung aja mbak :D Hehehe

      Delete
  13. Dari kapan gitu mau ke kebun teh pagilaran gak jadi2. Eh ternyata ada air terjunnya juga!
    Kalo dari Semarang enak lewat pantura atau mana mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak mending lewat Pantura terus lewat Limpung..
      Dijamin nggak ngecewain mbak :D

      Delete

Powered by Blogger.