Kalau Ke Baturraden Jangan Lupa Mampir Ke 4 Air Terjun Ini

Yoho jumpa lagi sobat.. Kali ini saya mau ngebahas soal objek wisata yang berada di lereng gunung Slamet nih sob, apalagi kalau bukan Baturraden. Nah Baturraden ini merupakan objek wisata andalan yang berada di Banyumas hloh sob, dimana lokasinya berada di Selatan lereng gunung Slamet. Berada di dataran tinggi membuat siapa saja yang berkunjung kemari merasa betah dan nyaman karena kesujakan alam yang ditawarkannya pastinya. Tak salah jika di hari libur maupun akhir pekan tempat wisata ini akan ramai dibanjiri oleh para pengunjung dari dalam maupun luar kota, bahkan luar negri. Disini saya nggak akan membahas secara spesifik mengenai objek wisata Baturraden karena ini adalah edisi spesial jadi saya akan membahas mengenai air terjun yang ada di Baturraden. Meskipun nggak semuanya yah sob. Hehehehe... Apa sajakah?

Baturraden berada di Karangmangu, Baturraden, Banyumas. Berada di sebelah Utara Purwokerto. Dari alun-alun Banyumas kamu perlu menempuh perjalanan selama 45 menit ke arah Utara. Untuk bisa sampai kesini, sedangkan transportasinya kamu bisa menggunakan sepeda motor, mobil, dan bus besar sekalipun. Jalanan yang akan kita lalui berupa jalanan beraspal halus serta nyaman dilewati. Karena Baturraden ini udah terkenal dari dulu jadi ya maklum aja kalau udah difasilitasi dengan baik. Setelah sampai dilokasi parkir langsung saja kita menuju ke pintu gerbang utama dan membeli tiket masuk pastinya, masak mau beli gorengan. Dengan membayar Rp.14.000/ orang saja kamu bisa menikmati nuansa alam yang sangat mempesona hloh sob.

1. Yang paling dekat dengan gerbang adalah Cascade Alam.

Pelangi Di Cescade Alam
Ini dia cascade alam Baturraden. Bentuknya seperti lembah yang indah, dimana air yang jatuh dari atas debitnya kecil dan banyak jumlah aliranya. Di tengah-tengahnya ada sebuah pancuran yang menyemprotkan airnya keatas. Tak jarang disaat cuaca sedang cerah kayak gini akan nampak biasan cahaya pelangi. Diatas air terjun tersebut terdapat tulisan "Welcome To Baturraden". Wah sambutan pertama kita pemandanganya sungguh luar biasa ya sob, apalagi yang lainnya. Ohh ya selain dinikmati dari atas kamu bisa turun kebawah dengan menuruni beberapa anak tangga dulu pastinya. Di sekitarnya terdapat taman bunga dan beberapa kolam ikan yang akan menambah kagum para pengunjung yang datang kemari.


2. Setelah puas kesitu kita lanjutkan ke air terjun yang kedua.

Jembatan Merah
Next, yang kedua ini memiliki ketinggian lebih dari 10 meter dan uniknya berada di bawah jembatan orange sekaligus berada di atas sungai Gumawang. Nah kalau lagi beruntung nih sob kamu bakal melihat para remaja pemberani yang terjun bebas dari atas air terjun ke bawah ( bukan untuk ditiru ). Di sepanjang aliran sungai banyak para pengunjung yang mengabadikan momen, tentunya di pinggir sungai loh ya. Terus ini bawah air terjunya dalem nggak ya mas? wah maaf kalau masalah itu saya kurang tahu sob, karena saat berkunjung kemari saya nggak ngukur kedalam airnya euy. Hehehe.. Selain itu airnya terbilang jernih, bersih, dan segar karena didatangkan langsung dari gunung Slamet. Boleh mandi disini nggak ya mas? Saat kemarin kesini nggak ada tuh orang yang mandi kecuali para remaja yang pada terjun bebas. Mungkin karena mereka orang sini dan sudah tahu situasi serta kondisinya jadi aman-aman saja. Lah kenapa mandi disini coba, disini kan ada kolam renangnya? #TanyaKenapa

3. Lanjut pijat refleksi ke pancuran telu yuk.

Refleksi Di Pancuran Telu
Dari air terjun yang kedua kini kita persiapkan tenaga lagi untuk berjalan ke atas tepatnya di pancuran telu. Jangan lupa membawa bekal makanan dan minuman juga ya sob buat jaga-jaga. Lewatnya mana mas? gampang, disini sudah ada papan petunjuk arahnya jadi tinggal ikutin saja. Nggak usah takut nyasar. Dari lokasi air terjun tadi kita perlu berjalan kaki selama kurang lebih 15 menit untuk sampai ke pancuran telu sob, tentu saja dengan medan berupa bebatuan dan menaiki beberapa anak tangga. Nah, nanti saat hampir tiba di lokasi akan ada gerbang masuk lagi dimana nanti kita perlu membayar tiket masuk lagi sebesar Rp.10.000/ orang. Kalau sudah sampai ke loket ini tandanya kamu sudah sampai di lokasi pancuran telu. Berbeda dengan air terjun sebelumnya pancuran telu terlihat lebih kecil, rendah, dan mini. Kok dinamakan pancuran telu mas? Apa karena ada 3 air terjun gitu? Yup benar sekali, pancuran yang artinya air terjun mini dan telu artinya tiga. Yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung adalah disini terdapat pemandian air panas belerang. Wah mantap... Selain pemandian air panas disini sudah tersedia beberapa pos pijat refleksi. Mungkin bagi kamu yang lelah akibat menempuh perjalanan jauh bisa coba nih untuk memanjakan diri disini dengan pijat refleksi. Hehehe

4. Benar-benar persiapkan tenaga ke pancuran pitu.

Belerang Di Pancuran Pitu
Dari pancuran telu kita lanjutkan perjalanan dengan mengikuti papan petunjuk arah yang telah disediakan. Dari lokasi pancuran telu pancuran pitu berjarak sekitar 3 Km, inipun musti berjalan kaki. Kamu nanti akan melewati hutan belantara di lereng gunung Slamet, disini udaranya lebih sejuk dan segar, tentunya jauh dari polusi. Medanya berupa jalanan berbatu dan menanjak, kemudian akan berubah menjadi jalan tanah liat merah naik turun. Sebenarnya ada alternatif  sih kalau kita kesini naik mobil, kendaraan, atau angkot tapi kurang tau juga lewatnya mana. Setelah menempuh jalan yang cukup panjang kamu akan sampai ke pintu gerbang pancuran pitu dan harus membayar tiket masuk lagi sebesar Rp.10.000/ orang lagi. Ehh kata siapa sampai, kita harus berjalan lagi dari pintu gerbang ke pancuran sejauh 1 Km lagi. Kok lama banget ya? sabar kawan, karena untuk melihat keindahan alam yang mempesona perlu perjuangan lebih. Disini tersedia banyak para penjual oleh-oleh berupa makanan khas dan pakaian baturraden, nah kalau mau beli oleh-oleh disini juga bisa. Mas kok pancuranya kecil ya? lebih kecil dari pancuran telu? kalau pengen yang besar lanjut kebawah ke arah gua, nantikan kejutanya. Dinamakan pancuran pitu karena disini terdapat tuju aliran air yang keluar dari lubang-lubang bebatuan. Di sekitar aliran air tersebut bebatuanya berwarna kuning dan hijau lumut. Pancuran pitu juga mengandung belerang, malah lebih banyak dari pancuran telu.

Dan itu tadi adalah ke empat air terjun di kawasan wisata Baturraden yang bisa kamu coba. Kalau membahas soal Baturraden dijamin bakalan membuat siapa saja betah dan ingin kembali berkunjung kemari. Selain wisata alam yang indah fasilitas didalamnya juga lengkap, sehingga memudahkan para pengunjung dalam berbagai urusan.

Panorama alam yang indah dan wahana permainan yang banyak menjadikan baturraden menjadi destinasi wisata andalan bagi keluarga dan sahabat anda. Namun jangan heran saat anda berkunjung kemari di hari libur atau akhir pekan tempat ini akan sangat ramai dibanjiri pengunjung. Jadi gimana kawan setelah melihat secuil keindahan alam Baturraden diatas, tertarik untuk berkunjung? Silahkan siapkan agendamu sekarang.

22 comments:

  1. Penasaran banget ma pancuran pitunya. :D Di sini juga ada, di daerah Pujon.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah bisa dibagi ke kita-kita mungkin mbak :D

      Delete
  2. terpesona dengan pemandangan yang ditawarkan Cascade alam. cantiiik... ah, doakan saya murah rejeki dan berkesempatan maen ke Baturraden yaaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin mbak :D
      emang keindahanya lebih mantap dilihat langsung..

      Delete
  3. dari awal saja kita udh di sambut oleh curug yang indah apalagi jika pas ada pelangi nya :) yang terahir tuh bagus curug nya kaya gtu tapi di lihat dari gambarya tempat itu terkesan licin ya mas ? tapi ga tau sih soalnya blum pernah kesana :)hhee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas soalnya itu ada lumutnya. Hehehe

      Delete
  4. wah mudah2an bisa ke Baturraden tahun ini nih, rencana tahun lalu batal...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah sayang sekali ya mbak.. oke dah semoga bisa kesana ya :D

      Delete
  5. sumpah itu pancuran pitunya eksotik abis, berasa sejukkkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak kalau mau yg lebih eksotis ada dibawah :D

      Delete
  6. Terkenal tempatnya tapi belum pernah ke sana. Yang ada anak-anak terjun ke air mencari lemparan uang koin itu ya... Salam kenal ya mas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau masalah itu saya kurang tau mas. Hehehe
      Oke salam kenal juga :D

      Delete
  7. Wooo ini yang pengen aku kunjungi hehehhehe. Temanku ngajak ke sini setelah lebaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah semoga tercapai mas dijamin bikin ketagihan :D

      Delete
  8. di photo saja sudah terasa kesegaran alamnya.apalagi kalau berkunjung langsung ke tempatnya,pasti menakjubkan..

    ReplyDelete
  9. catet deh, tapi lembab amat ya kayanya, namanya juga air terjun Ev hehe, Cakeppp Batu Raden, sudah terkenal dimana-mana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak dari dulu pengen kesitu baru kesampaian. Hahaha

      Delete
  10. Aku pernah mas ke Baturraden, ketika itu ada acara. Suasanya nyaman dan damai, enak buat jalan - jalan dan sekaligus nongkrong,,, Tapi sayangnya enggak ke pancuran pitunya,,, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kenapa nggak di posting mas ?? Hehehe

      Delete
    2. Gambarnya cuman 2 buah mas dan itupun hanya di bagian depan pintu masuk di bawah pohon beringin itu saja, selain itu di tembok yang ada gambarnya itu mas, gambar apa itu,,, kok aku lupa,,,, jadi nggak tak masukkan dalam blog, hehehe....

      Delete
    3. Hahaha. Iya iya jadi nggak maksimal ya mas postinganya..

      Delete

Powered by Blogger.